Selamat Datang Sahabat Media Literasi Guru. Yuk, kirim tulisanmu ke medialiterasiguru@gmail.com dan konfirmasikan karyamu di 081225183113

Kamis, 07 Februari 2019

Dian Marta

Pengenalan Imlek di PAUD Labschool Unnes

Suasana apel pagi siswa PAUD Labschool Unnes/ medialiterasiguru.com
medialiterasiguru.com - Pagi ini lobi PAUD Labschool Unnes didominasi warna merah. Ada yang berpakaian merah, topi merah, jilbab merah, rok merah, dan celana merah. Ada apa dengan si merah? 

Hari ini Rabu, 6 Februari 2019 PAUD Labschool Unnes di bawah pimpinan Miss Ismu akan mengenalkan salah satu hari besar agama yang diakui oleh bangsa Indonesia. Ya, pagi ini adik-adik PAUD Labschool Unnes akan memperingati Tahun Baru Imlek. 

Kegiatan di awali dengan apel bagi dan penghormatan terhadap sang saka merah putih. Meskipun masih kecil, tapi anak-anak sangat perlu dikenalkan pada karakter nasionalisme. Pentingnya nasionalisme di tengah digitalisasi harus dijaga. Tanpa nasionalisme, jati diri bangsa akan terancam luntur pada perkembangan zaman. Padahal, sejauh apapun kaki melangkah. Maka di rumah sendirilah kita akan kembali pulang dan melepas kelelahan.

Nasionalisme merupakan salah satu karakter yang dikembangkan dalam program Penguatan Pendidikan Karakter yang saat ini ramai digaungkan pemerintah. Selain nasionalisme memang ada karakter lain yang juga dikembangkan seperti religiusitas, mandiri, gotong royong, dan integritas.

  
Adik Sastra Mengambil Angpau/medialiterasiguru.com
Dalam peringatan ini anak-anak diberi kesempatan untuk memilih angpao. Angpao itu akan ditukarkan  dengan hadiah yang  sudah disiapkan oleh Miss.  Anak-anak sangat bahagia menerima bingkisan cokelat yang berisi berbagai macam mainan itu.

Selain mendapat angpao, anak-anak juga dikenalkan pada kudapan khas Imlek. Apa yang spesial? 
Kudapan itu disiapkan oleh pihak sekolah melalui jalinan kerjasama dengan orang tua. Dari rumah anak-anak sudah menyiapkan berbagai kudapan khas Imlek seperti kue keranjang, kue, jeruk, coklat, dan jajanan lainnya. Di sekolah jajanan itu dijadikan satu kemudian anak-anak dilatih untuk memilih makanan yang mereka suka-suka.

Banyak kejadian lucu saat anak-anak harus mengambil kudapan sendiri. Ada yang bingung memilih kudapan karena banyaknya pilihan, ada yang pegang piring kertasnya miring, ada yang kudapannya jatuh, bahkan ada pula yang mengambil kudapan banyak. Hehehe .... 
Dengan lahapnya, anak-anak menyandap kudapan dan nasi yang sudah disiapkan oleh panitia. Pagi itu sangat dinikmati anak-anak dengan maksimal. (DM)

Kelompok Jahe Bersama Mr.Jefri Tri Yuniarto / www.medialiterasiguru.com



Dian Marta

About Dian Marta

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :