Selamat Datang Sahabat Media Literasi Guru. Yuk, kirim tulisanmu ke medialiterasiguru@gmail.com dan konfirmasikan karyamu di 081225183113

Advertise Here

Rabu, 03 Juli 2019

Dian Marta

Korsatpen Semarang Timur Bekerjasama dengan FPMIPATI UPGRIS Menyelenggarakan Workshop Inovasi Pembelajaran

Sambutan Kepala Korsatpen Semarang Timur

medialiterasiguru-Di sudut lantai 5 Gedung Pascasarjana Universitas PGRI Semarang telah berkumpul hampir 200 guru untuk mengikuti workshop peningkatan kompetensi guru. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Korsatpen Semarang Timur yang bekerja sama dengan FPMIPATI Universitas PGRI Semarang.
Agenda yang direncanakan berjalan 3 hari ini bertujuan untuk membekali guru dalam berinovasi mengajar. Dalam sambutan Bapak Yunus sebagai ketua panitia penyelenggara merasa bahagia dengan banyaknya peserta yang hadir. Ada 4 materi utama yaitu inovasi pembelajaran, sukses PAK, pembelajaran HOTs, dan artikel ilmiah/best practice. 
Sebelumnya kegiatan ini memang hanya diperuntukkan untuk guru-guru Semarang Timur. Ternyata hegemoni peserta di luar perkiraan panitia. Hingga satu minggu proses publikasi ada 200 peserta terkumpul dari guru-guru Semarang Timur, kecamatan lain, bahkan ada pula peserta yang berasal dari Kendal. 
Menurut Bapak Sutikno (kepala Korsatpen Semarang Timur) guru zaman sekarang harus cerdas. Inovasi yang dipersiapkan guru sesungguhnya adalah cara untuk mengurangi kejenuhan dalam pembelajaran. Ada 4 kompetensi yang harus dimiliki guru. Pertama, kompetensi komprehensif (menyeluruh). Kompetensi pribadi, sosial, pedagogi, dan profesional harus dimiliki guru. Kedua adalah tikom (tiga kompetensi) yaitu karakter, ketsrampilan, dan literasi. Ketiga, sikon (sinau konvensional dan online). Keempat, sisan anyar (sinau sing menyenangkan)
Dalam penutupnya Pak Tikno berpesan untuk "Jangan suka menyalahkan tapi belajarlah untuk menbenarkan". Selamat mengikuti workshop.(DMW)

Sabtu, 13 April 2019

Dian Marta

Pengurus Sako Ma'arif NU Jateng Siapkan Pelantikan

www.medialiterasiguru.com

medialiterasiguru - Bertempat di Rumah Makan Cikal Gading Jalan Fatmawati No. 81, Lohpait, Cikal, Tuntang, Semarang, Jawa Tengah, calon Pengurus Satuan Komunitas (Sako) Ma'arif NU Jawa Tengah menggelar rapat pertemuan dalam rangka persiapan pelantikan, Ahad (14/4/2019).

Ketua Sakoma NU Jateng H. Shobirin, M.Pd.I., mengatakan dalam sambutannya, mengatakan bahwa kepengurusan LP Ma'arif PWNU Jateng sangat ramping dan tidak menjadikan alasan untuk tidak membangkitkan Sakoma NU Jateng. "Calon pengurus Sakoma NU Jateng ini tidak begitu saja dimasukkan. Namun sudah melalui screening, masukan dari kiai, masyaykh, data PKP NU, jaringan di Pramuka. Karena pesan Mbah Rais Syuriah PWNU Jateng, pengurus Sakoma harus benar-benar kader NU yang paham NU," katanya.

Kita di Sakoma nanti, kata dia, adalah bentuk khidmat kepada NU, kiai, dan masyayikh NU. Untuk itu, pihaknya berharap bahwa kesanggupan calon pengurus adalah awal untuk memajukan Sakoma NU Jateng.

"Saya yakin, di awal meski ada kesusahan, ke depan akan menemukan kemudahan dalam memudahkan Sakoma NU Jateng. Sebab, Ketua LP Ma'arif PWNU Jateng berpesan agar pelantikan dilaksanakan sebelum Puasa Ramadan tahun ini," katanya.

Menurut Shobirin, bahwa pesan Rais Syuriah PWNU Jateng antara nilai-nilai kepramukaan dengan Aswaja Annahdliyah sudah dekat. "Tapi pesan Mbah Rais, harus ada sentuhan-sentuhan, seperti nilai-nilai Mars Syubbanul Wathan yang harus dimunculkan dalam kegiatan Pramuka," tegas dia.

Pihaknya juga menambahkan, meskipun Pramuka kegiatannya di luar sekolah, namun ke depan pengurus yang membidangi penggalang, pandega, dan penegak, untuk mengembangkan kurikulum, dan integrasi materi Aswaja Annahdliyah dengan kepramukaan.

Selain H. Shobirin, hadir jajaran pengurus LP Ma'arif PWNU Jateng yang juga menjadi calon pengurus Sakoma NU Jateng, yaitu Ahmad Muzammil, Hamidulloh Ibda, Rifki Muslim dan sejumlah tamu undangan. (MLG).

Kamis, 11 April 2019

Dian Marta

108 Pengawas US Korsatpen Gajahmungkur diambil Sumpah Janji

Santiaji Korsatpen Gajahmungkur Kota Semarang, dok.medialiterasi

medialiterasiguru- Jumat, 12 April 2019 penyelenggara dan petugas Ujian Sekolah (US) di lingkungan Korsatpen Gajahmungkur diambil sumpah janjinya.
Sumpah janji atau biasa disebut santiaji ini sudah menjadi agenda wajib tahunan. Pada tahun 2019, Santiaji dilaksanakan di SD PL Don Bosko. 
Pengambilan sumpah janji dilaksanakan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing petugas. Santiaji yang dimulai pukul setengah 10 itu berjalan dengan lancar dan khidmat. 
Selain pengambilan sumpah janji dijelaskan pula tata tertib pengawas ujian. Dua puluh lima menit sebelum ujian dimulai pengawas harus sudah berada di lokasi. Bagi petugas yang memiliki jarak rumah cukup jauh dari tempat tugas diharapkan bisa memanajemen waktu.
Pengarahan yang disampaikan oleh Ibu Titik Rantini (Kepala Korsatpen Gajahmungkur) merupakan salah satu cara mengantisipasi kesalahan yang dilakukan oleh pengawas ujian. Oleh karena itu pengawas ruang diharapkan bisa memahami tata tertib yang telah disusun oleh penyelenggara. (MLG)